Jatah beras miskin

Kota Makassar mendapatkan Jatah beras miskin (raskin) 11.194.560 kilogram (kg) atau setara 11.000 ton untuk 2011. Raskin tersebut diperuntukkan bagi 62.192 rumah tangga miskin (RTM) yang tersebar di 14 kecamatan. Pendistribusian raskin akan dilakukan berdasarkan data RTM yang diperoleh RT/RW dari 143 kelurahan di Makassar.Penyaluran akan dimulai bulan ini.Untuk satu keluarga mendapatkan jatah beras 15 kg per bulan. Kepala Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Kota Makassar Evy Aprialty mengatakan, jatah raskin yang diterima Makassar tahun ini tidak jauh beda dengan jatah tahun sebelumnya yang dialokasikan dalam APBN. “Penerima raskin untuk Kota Makassar tetap mengacu pada data 2010.

Untuk harga raskin di titik distribusi adalah Rp1.600 per kg,” ujar dia saat memberikan laporannya di sosialisasi penerimaan raskin di Ruang Pola Kantor Balai Kota kemarin. Untuk penyaluran raskin tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bekerja sama dengan Bulog Subdivre Wilayah VII Kota Makassar yang akan langsung mendistribusikan beras ke tingkat kelurahan, sebelum dibagikan ke RTM penerima. Sementara itu,Wakil Wali Kota Makassar Supomo Guntur dalam arahannya meminta pihak camat dan lurah se-Makassar mendistribusikan raskin tersebut dengan memperhatikan tiga aspek, yakni tepat harga,tepat sasaran,serta tepat waktu. “Jangan sampai terlambat.Tidak ada gunanya.

Aparat jangan coba- coba bermain dengan pendistribusian raskin. Saya tidak tanggung- tanggung akan memberikan sanksi,”ungkap dia. Selain itu, mantan Sekretaris Kota Makassar ini juga mengharapkan jajaran Bulog memperhatikan kualitas beras bagi keluarga miskin.Jangan sampai yang diterima warga, kualitasnya tidak layak dikonsumsi. “Jangan karena miskin mereka juga diberikan beras kualitas kelas rendah. Mereka justru harus diperhatikan dengan memberikan beras berkualitas tinggi,” tandas Supomo, yang juga Ketua DPD II Partai Golkar Makassar. Karaeng Sewang,sapaan akrab Supomo, juga mengingatkan seluruh bawahannya yang terkait dengan penyaluran raskin benar-benar melayani warga yang membutuhkannya dan bukan justru memanfaatkannya.

Apalagi, di beberapa daerah, penyaluran raskin tidak sedikit yang bermasalah.Untuk itu,tahun ini kesalahan atau kelemahan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya tidak terulang lagi di ibu kota Sulsel ini. Sosialisasi yang berlangsung selama satu hari itu diikuti seluruh camat dan lurah se-Makassar,serta perwakilan Bulog.Di tempat tersebut, para abdi negara ini memasukkan data-data penerima raskin. Demikian catatan online Mbahgendeng tentang Jatah beras miskin.

0 komentar:

By: Mbahgendeng