SBY Pindah dari Cikeas ke Istana Beredar di Twitter

SBY Pindah dari Cikeas ke Istana Beredar di TwitterTwitter memang menjadi sarana yang pas buat menumpahkan keluh kesah, yang secara cepat pula akan menyebar ke pengguna layanan mikroblogging lainnya. Saat ini menurut Berita Utama bahwa pengguna Twitter sedang ramai meminta kepada keluarga Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk tidak tinggal lagi di rumah pribadi mereka di Cikeas, Jawa Barat. Hal ini sendiri bermula dari tweet milik presenter MetroTV NajwaShihab.

Surat Kompas Hr ini:Pak SBY mohon pindah ke istana, kami saban hari sengsara tiap anda &kelg keluar dr rumah Cikeas," kutip Tweet NajwaShihab dari koran Kompas, Jumat (16/7/2010). Tak pelak tweet 'menarik' ini langsung disebarluaskan oleh followers presenter cantik ini, yang memang jumlahnya mencapai 65.715 akun. Dari satu retweet (RT) akun ke akun lain inilah, yang membuat permohonan ini ramai dibicarakan di Twitter.

Surat pembaca yang dimuat Kompas Jumat 16 juli 2010 ini berasal dari Hendra NS yang beralamat di Cibubur. Dalam suratnya, dia mengungkapkan pengalaman buruknya dari Patroli Wilayah (Patwal) yang secara arogansi meminta kepada Hendra untuk menyingkir dari jalan, karena rombongan Presiden RI akan lewat. Sebagai tetangga dekat Pak SBY, hampir saban hari saya menyaksikan arogansi Patroli Wilayah (Patwal) iring-iringan Presiden di jalur Tol Cikeas-Cibubur-sampai jalan Tol Jagorawi. karena itu saya-juga mayoritas pengguna jalan itu- memilih menghindar dan mejauh apabila terdengar sirene Patwal.

Namun, kejadian Jumat (9/7) sekitar pukul 13.00 di Pintu Tol Cililitan (antara Tol Jagorawi dan tol Dalam kota) sungguh menyisakan pengalaman buruk traumatik, terutama bagi anak perempuan saya" tulis Hendra dalam suratnya. Menurut informasi yang diterima Berita Utama bahwa dalam suratnya Hendra meminta agar Presiden SBY pindah saja ke Istana, agar tidak menggangu pengendara lain, yang ingin lewat. Di surat tersebut Hendra yang diintimidasi oleh Patwal, juga mengaku sebagai wartawan.

0 komentar:

By: Mbahgendeng