Layanan Peta Online Nokia Bakal Beroperasi di China

Layanan Peta Online Nokia Bakal Beroperasi di ChinaMenurut informasi yang diterima Berita Utama bahwa China berencana untuk memberikan izin kepada vendor ponsel terbesar di dunia, Nokia yang akan menawarkan layanan pemetaan online. Ini artinya, Nokia akan menjadi perusahaan asing pertama yang mendapat persetujuan China, sejak peraturan baru diberlakukan di Negara tersebut. Namun begitu, hasil akhir dari keputusan tersebut bisa saja berubah. Jika ada keberatan dengan hasil yang dipublikasikan, kami akan mengatur penyelidikan. Jika tidak, kami secara resmi akan menyetujui aplikasi tersebut," ujar pejabat China yang menolak disebutkan namanya, seperti dikutip melalui Yahoo News, Kamis (15/7/2010).

Sejauh ini, sebanyak 26 perusahaan dikabarkan telah memberikan persetujuan awal. Pejabat itu juga mengatakan jika raksasa internet seperti Google dan Microsoft tidak menyerahkan aplikasi untuk memberikan layanan pemetaan online di China. Berdasarkan peraturan baru yang diperkenalkan pada bulan Juni lalu, semua perusahaan yang menyediakan layanan internet dan peta lokasi di China diwajibkan untuk mengajukan permohonan persetujuan dari Biro Survei dan Pemetaan di wilayah tersebut. Pihak berwenang akan diizinkan untuk menutup layanan tersebut jika penyedia tidak mendapatkan lisensi pada akhir tahun ini.

Selain itu menurut Berita Utama bahwa perusahaan-perusahaan asing yang ingin menyediakan jasa pemetaan dan survei di Cina diharuskan untuk membuat usaha patungan atau kemitraan dengan perusahaan lokal. Seperti diketahui, China baru saja memperbaharui lisensi Google untuk beroperasi di China menyusul kebuntuan antara raksasa Internet Amerika Serikat itu dengan pemerintah Beijing dan sensor yang diberlakukan. Google, Baidu dan perusahaan lokal DDMap saat ini memiliki lebih dari setengah pasar pemetaan online di China.

0 komentar:

By: Mbahgendeng