Amanda Congdon

Amanda Congdon, 29, membuktikan kepada dunia bahwa era wacana yang dikibarkan melalui tulisan mendekati masa-masa suram karena tren era visual yang mulai menjangkiti masyarakat global. CONGDON pun menggambarkan dunia bukan melalui tulisan,tetapi melalui video yang diunggah melalui blog pribadinya. Congdon bisa disebut pelopor video blogger dan karenanya sejak 2004 dia menjadi selebritas di dunia maya. Dia menjadi salah satu ikon blogger di Amerika Serikat (AS) karena berani tampil beda dalam setiap video yang dibuat bersama rekan timnya. Baginya, video bukan hanya sebagai tontonan bagi pemirsa semata, tapi merupakan wahana paling efektif dalam mengomunikasikan ide dan gagasan kepada publik. Saya menggambarkan diri sebagai videoblogger, tutur Congdon.

Dia mengaku tidak mau disebut sebagai presenter atau pembaca berita karena dia menggunakan video untuk berbagai alasan yang berbeda, mulai dari berkomunikasi dengan teman-teman hingga menjalin hubungan dengan fans. Tentunya juga untuk mendapatkan informasi dan hiburan. Menurut Informasi yang diterima oleh Type Approval Indonesia bahwa Video-video yang dibintangi perempuan yang lahir pada 4 Agustus 1981 ini ditampilkan pada amandacongdon dot com. Dalam setiap video blog, Congdon selalu menjadi bintangnya. Karier profesionalnya dimulai sebagai produser dan pembaca vidcast di stasiun televisi ABC. Congdon pernah membawa sebuah program yang cukup populer, yakni Ananda Across America, yang dapat diakses melalui AmandaAcross- America dot com.

Program itu berupa kisah perjalanan Congdon keliling Amerika menggunakan kendaraan hibrida. Menurut hasil penyelidikan Belajar HTML bahwa Kisah perjalanan yang ditayangkan melalui video itu mampu menginspirasi banyak orang tentang arti nasionalisme, kehidupan, dan bagaimana cara bermasyarakat. Congdon kemudian mencari suatu cerita lain di kota-kota mulai dari New York, Connecticut, New Jersey, Pennsylvania, North Carolina, Tennessee, Washington DC, Missouri,Wisconsin, Arizona hingga California. Fokus Congdon adalah melakukan wawancara tentang para aktivis dan blogger. Episode terakhir adalah 20 November 2006. Baginya, sebuah program yang bagus adalah memiliki batas waktu sehingga penonton video tidak jenuh. Selain itu, dengan batasan waktu, pekerja kreatif video dan media pun dituntut untuk selalu berinovasi menciptakan program baru.

Program terakhir yang dikerjakan Congdon adalah video blog bertajuk Sometimesdaily. Video itu khusus untuk bisa ditampilkan dalam format ponsel. Bekerja sama dengan FLO TV, Congdon merilis program itu pada April 2009. Congdon berhasil melakukan revolusi digital dengan menghadirkan video blog ke layar ponsel dan televisi pribadi. Fokus saat ini 100% mengerjakan Somestiesdaily, tuturnya. Sebelumnya, dia pernah berkiprah di layar kaca melalui program berita harian bertajuk Rocketboom. Congdon memulai debut perdana di Rocketboom pada 26 Oktober 2004. Awalnya menurut hasil informasi yang diterima grandong bahwa situs itu hanya mampu menggaet 70 penonton. Sejak hadirnya Congdon, pengunjung situs Rocketboom pun melonjak menjadi 70.000 orang dalam 10 bulan.

Kesuksesan itu langsung dipuji media-media di Amerika. Tak mengherankan jika BusinessWeek melabeli program itu sebagai laman paling populer di internet. Rocketboom meledak lagi setelah Congdon diwawancarai di CNN pada 11 Juni 2006. ABC yang sebelumnya sedikit berlawanan dengan program video blog itu justru memuji peranan Congdon. Ketika Congdon mulai berbicara, dia adalah segalanya. Tapi, dia bukan hanya pembaca berita yang ada di Amerika saat ini. Gerak matanya sangat ekspresif, apa yang diucapkannya memiliki identitas, dan gerak tangannya sungguh hidup, puji ABC. Jumlah penonton Rocketboom pun terus melonjak hingga 100.000 pada akhir 2005 berubah menjadi 300.000 pada 2006, menurut penelitian Berita Utama.

Apa yang saya lakukan di depan kamera adalah apa yang telah saya pelajari dalam seni akting. Seni akting itu mampu memberikan panduan untuk menguasai kamera dan menarik perhatian penonton, kata Congdon kepada Newsweek. Internet memberikan kesem-patan kepada Anda untuk melakukan itu, imbuhnya. Congdon pun menghadirkan parodi dan lelucon dalam sebuah format berita sehingga terlihat lebih santai dan rileks. Kadang, dia juga melakukan siaran di jalanan, menurut hasil informasi yang didapat oleh Banaspati. Ada salah satu episode yang menayangkan ketika Congdon menari di berbagai tempat di St Petersburg, Rusia. Salah satu ciri pertanyaan yang diajukan Congdon kepada narasumber adalah sebuah pilihan. Misalnya, Mac atau PC? dan Internet Explorer atau Firefox?. Sayang, dia bertahan di Rocketboomhingga 23 Juni 2006.

Dia masih memiliki saham sebanyak 49% pada Rocketboom. Namun, akibat perselisihan dengan Andrew Baron yang memiliki bagian 51%, akhirnya Congdon memilih hengkang, menurut informasi yang didapat oleh Hosting Murah Indonesia Indositehost.com. Selanjutnya, Congdon memilih menjadi produser JETSET(kini EPIC FU) selama beberapa pertunjukan. Congdon dilahirkan dan tumbuh besar di Manhattan dan lulus dengan predikat sangat memuaskan dari Northwestern University. Setelah lulus, dia bekerja di Saatchi & Saatchi, sebuah agen iklan di AS. Dia juga pernah tampil di CSI, The Chris Rock Show, a Showtime pilot, dan Cake Presents. Saya pertama kali mendengar kata situs internet saat sekolah dasar, sekitar 1991. Ketika itu saya tahu melalui internet, kita dapat berkomunikasi dengan orang di seluruh dunia tanpa batas.

Itu seperti hal yang sangat ajaib, tuturnya kepada Remakify. Kini, dia pun mengakui bahwa media internet mampu memberikan dampak positif kepada siapa pun. Aktivitas lain dari perempuan yang sangat mengidolakan kedua orang tuanya itu juga memimpin Oxmour Entertainment bersama dengan Mario Librandi. Melalui Oxmour, Congdon memproduksi berbagi video untuk televisi dan video blog. Saat ini, Congdon sedang membuat sebuah program televisi untuk HBO. Kabarnya, program itu adalah sebuah komedi, menurut hasil penyelidikan Gerbang Type Approval. Dia juga menjadi koresponden Good Morning America di ABC.

0 komentar:

By: Mbahgendeng