DPD I Mengarah ke Supomo Guntur

DPD I Mengarah ke Supomo GunturHat-trick Boaz, Lenyapkan Ambisi PSM, ya... Artikel tersebut merupakan postingan sebelumnya pada blog Cililin, dan kali ini saya akan membahas tentang DPD I Mengarah ke Supomo Guntur. Menurut informasi bahwa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel mengisyaratkan mendukung Supomo Guntur untuk memimpin Golkar Makassar periode 2010-2015.

Menguatnya nama Supomo Guntur ini mengindikasikan bahwa DPD I memilih jalan tengah atas polarisasi dukungan di internal partai berlambang pohon beringin itu. Supomo dinilai bisa menengahi kepentingan tiga elite Golkar, yakni Syahrul Yasin Limpo, Nurdin Halid dan Ilham Arief Sirajuddin. Sebaliknya, Supomo yang saat ini menjabat sebagai wakil wali kota Makassar, memerlukan kendaraan politik yang stabil untuk bisa memuluskan langkahnya menjadi wali kota pasca kepemimpinan Ilham Arief Sirajuddin. Jadi, ada kesamaan kepentingan. Golkar memerlukan figur yang cenderung netral, dan Supomo sangat berkepentingan untuk merebut Golkar untuk pencalonannya sebagai wali kota setelah periode Ilham Arief Sirajuddin, kata sebuah sumber di internal Golkar Sulsel kepada harian Seputar Indonesia (SI),tadi malam.

Dengan konstalasi ini, hampir dipastikan, dalam Musda DPD II Partai Golkar Makassar yang diusulkan 29 Mei mendatang, hanya akan mengerucut ke dua kandidat, yakni Supomo dan Farouk M Beta. Menurut hasil penyelidikan Piala Dunia 2010 Afrika Selatan selatan bahwa Farouk merupakan kolega dekat Ilham yang saat ini menjabat sebagai Sekretaris DPD II Golkar Makassar. Sedang Ambas Syam yang semula digadang-gadang untuk maju, dikabarkan akan mundur dalam bursa kandidat. Ambas akan memperkuat barisan Farouk M Beta melawan Supomo. Wakil Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel A Yagkin Padjalangi yang dikonfirmasi terkait hal tersebut mengatakan, dukungan kepada figur tertentu adalah hal yang wajar dalam Musda Golkar. Anggota DPRD Sulsel ini menegaskan, dukungan DPD Golkar Sulsel kepada figur yang diinginkan tidak memiliki pengaruh yang besar.

Mayoritas yang memilih kan di pimpinan kecamatan. Jadi, semuanya biasa-biasa saja. Dan saya yakin, pak Syahrul menyerahkan semuanya pada Golkar Makassar dalam memilih ketuanya, papar Yagkin. Menyinggung soal keinginan Supomo yang maju dalam Pilkada Makassar mendatang dengan mengendarai Partai Golkar, legislator yang menjabat dua periode ini menyatakan bahwa penentuan dalam mengusung calon kepala daerah akan dilakukan dengan survei. Kalau berbicara soal itu, tentunya harus disurvei. Saya pun juga yang akan maju sebagai calon wali kota tentu harus disurvei, ujarnya. Diketahui, Musda Golkar Makassar akan memperebutkan 17 suara, terdiri atas 14 suara Golkar kecamatan, satu suara DPD I, satu suara dari organisasi mendirikan dan didirikan, dan satu suara dari organisasi sayap.

Berdasarkan petunjuk pelaksanaan (juklak) Golkar, pemilihan ketua akan berakhir aklamasi apabila hanya satu nama calon yang muncul. Apabila lebih dari satu calon,akan dilakukan pemungutan suara tahap pertama. Setiap calon diwajibkan mendapatkan dukungan minimal 30% suara sebagai syarat maju di pemilihan tahap kedua. Apabila dalam tahap pertama ini terdapat calon yang mendapatkan suara 50% plus satu, otomatis dia akan terpilih secara aklamasi. Sebaliknya, jika tidak ada calon yang mencapai jumlah itu, akan dilakukan pemungutan suara tahap kedua.

Kami mengusahakan pada pemilihan ini sama dengan daerah lainnya yakni berakhir dengan aklamasi. Bukan periode kali ini saja pemilihan berjalan aklamasi. Ini sudah dari dulu. Nah, kenapa kami menginginkan aklamsi karena tidak ingin ada yang merasa dikalahkan atau merasa disakiti, papar Yagkin. Sekretaris DPD II Golkar Makassar Farouk M Beta enggan berkomentar jauh terkait disebutnya dirinya sebagai salah satu kandidat yang akan meramaikan bursa Ketua DPD II Golkar Makassar pada Musda Golkar nantinya. Lebih banyak kader yang maju nantinya akan lebih baik. Ah, siapa yang bilang. Jangan dulu lah, kata Farouk dengan nada candaan dan ngeles saat dikonfirmasi kemarin.

Terkait pelaksanaan Musda Golkar Makassar,Farouk mengatakan, hari ini pengurus Golkar Makassar akan mengajukan usulan pelaksanaan kepada DPD I Golkar Sulsel. Hasil rapat pleno kota kemarin yang diusulkan. Kita maunya tanggal yang sudah kita sepakati kemarin, kata Farouk. Seperti diberitakan, berdasarkan hasil rapat pleno yang dipimpin Ketua DPD II Golkar Makassar Ambas Syam, disepakati untuk mengusulkan pelaksanaan Musda DPD II Golkar Makassar tanggal 29-30 Mei. Dihubungi terpisah, salah seorang figur yang juga digadanggadang akan meramaikan burasa Ketua DPD II Golkar Makassar, Kadir Halid, optimistis akan mendapat dukungan. Adik Koordinator Wilayah Pemenangan Sulawesi DPP Golkar Nurdin Halid ini mengaku sudah mengantongi sejumlah dukungan suara dari pimpinan kecamatan.

Untuk pincam sudah 12 yang menyatakan dukungan dan bertandatangan. Akan mendukung dan dipastikan dukungannya tidak akan lari, kata Kadir. Kadir mengatakan, dukungan itu pula yang membesarkan hatinya dan semakin yakin untuk maju memimpin Golkar Makassar. Senada dengan Farouk terkait cukup banyaknya figur yang disebut-sebut, Kadir melihatnya sebagai hal yang positif. Dia juga mengatakan, keyakinannya untuk maju di kursi nomor satu partai berlambang pohon beringin di Kota Anging Mammiri ini juga melihat dari kiprahnya selama ini. Menurut Kadir, dia termasuk orang yang sudah lama bekerja untuk partai. Menurutnya, selanjutnya ada hal penting yang harus dilakukan oleh pengurus yang akan datang untuk membesarkan partai, yakni dengan melakukan pemberdayaan pengurus-pengurus pada tingkat kecamatan dan kelurahan.

Mereka berada pada barisan paling depan yang selama ini tidak diberdayakan atau dikerdilkan dengan tidak diberikan peran maksimal. Keberhasilan kepengurusan adalah dengan meningkatnya perolehan suara, kata Kadir. Dia menambahkan bahwa suara Golkar di Makassar terus mengalami penurunan. Usulan DPD II Golkar Makassar dalam menentukan jadwal musda akan ditentukan pada pekan ini, menurut hasil penyelidikan Dunia dalam Berita. Pada hari ini, surat usulan tersebut akan dilayangkan ke DPD I Golkar Sulsel. Pekan ini juga akan kami rapatkan dan segera menetapkan jadwal musda Golkar Makassar, pungkas Yagkin.

1 komentar:

Zulkarnain Hamson | 6 Juli 2010 22.58

Banyak calon yang siap maju dan dimajukan, saya kira itu konsekwensi logis dari Partai Golkar yang memang di isi banyak kader berkualitas. Masalah sederhananya adalah bagaimana semua kandidat bisa berbesar hati memahami eksistensinya. Seperti pepatah bijak, "banyak yang merasa bisa tetapi sangat sedikit yang bisa merasa". Istilah sederhananya dalam bahasa bugis makassar 'issengi alemu' (is-al), ada kriteria yang tegas dan jelas dalam penjaringan calon sudah pasti bisa mengatasi kerumitan dalam menetapkan bakal calon, sepanjang semua kader patuh pada kesepakatan. Tetapi memang tidak mudah menyelaraskan antara ambisi dan visi...selamat bermusda para politisi beringin, ingat partai pesaing sedang menantikan kelemahan anda untuk disantap ramai-ramai saat pemilu 2014 nanti...waspadalah....

By: Mbahgendeng