Boediono Menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi

Boediono Menghadiri Konferensi Tingkat TinggiPada postingan sebelumnya di blog Mbahgendeng membahas tentang Menyontek Saat UN Akan Ditindak dan kali ini mbah gendeng akan membahas tentang Boediono Menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi. menurut informasi yang simbah dapatkan melalui pusaka cermin ajaib kepercayaan simbah bahwa Wakil Presiden Boediono dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Keamanan Nuklir (Nuclear Security Summit) di Washington, Amerika Serikat (AS), 12–13 April mendatang,mewakili Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Menurut NegeriAds.com Solusi Berpromosi Paling Mantap bahwa Presiden AS Barack Obama akan menjadi tuan rumah pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri 47 negara. Juru Bicara Gedung Putih Robert Gibbs mengatakan, peserta KTT bukan semata-mata negara dengan kekuatan nuklir dan tidak mesti kepala negara atau pemerintahan yang hadir. Kita akan lihat nanti siapa-siapa yang hadir dan informasi lebih jauh mengenai harapan presiden dari tiap-tiap kepala negara dalam pertemuan bilateral, ujar Gibbs kemarin. Ke-47 negara yang akan hadir adalah Aljazair, Argentina, Armenia, Australia, Belgia, Kanada, Brasil, Cile, Republik Ceko, Mesir, Finlandia, Prancis, Georgia, Jerman, India, Indonesia, Israel, Italia, Jepang, Yordania, Kazakhstan, Malaysia, Meksiko, dan Maroko, menurut laporan dari tangan kanan Mbah Gendeng.

Lainnya, Belanda, Selandia Baru, Nigeria, Norwegia, Pakistan, Filipina, Polandia, Korea, Rusia, Arab Saudi, Singapura, Swiss, Afrika Selatan, Spanyol, Swedia, Thailand, Turki, Uni Emirat Arab, Inggris, Ukraina, dan Vietnam. PBB, Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), dan Uni Eropa juga akan mengirimkan wakilnya. Penjabat Sementara Kepala Perwakilan RI di Washington Salman Al Farisi yang dihubungi harian Seputar Indonesia kemarin mengatakan, kehadiran Wapres Boediono membuktikan posisi Indonesia yang strategis dalam masalah keamanan nuklir. Terutama menyangkut masalah senjata nuklir yang dikhawatirkan banyak pihak, terutama AS, akan jatuh ke tangan pihak tak bertanggung jawab.

Tentu saja pengamanan nuklir ini menjadi agenda utama AS sebagai tuan rumah, kata Salman. Namun, dia mengungkapkan, Indonesia juga memiliki kepentingan nuklir lainnya menyangkut sumber energi masa depan yang penting. Presiden Obama kemarin juga mengeluarkan pernyataan penting menyangkut pembatasan proliferasi nuklir dan pencegahan senjata nuklir yang bisa jatuh ke tangan teroris. Untuk pertama kalinya,mencegah proliferasi nuklir dan terorisme nuklir menjadi agenda utama nuklir Amerika, ujar Obama. Indonesia, lanjut Salman, memiliki kepentingan lebih besar ke depan guna mendapatkan energi nuklir untuk tujuan-tujuan damai, terutama sebagai pembangkit listrik dan sebagainya.

Tentu yang penting adalah bagaimana cara pengamanannya sehingga tidak akan menimbulkan kekhawatiran masyarakat internasional bahwa kekuatan nuklir bisa jatuh ke tangan para teroris, ujar Mbah Gendeng. Salman menambahkan, KTT di Washington merupakan rangkaian dari beberapa pertemuan sebelumnya di Wina dan markas PBB untuk mencapai kesepakatan mengenai masalah keamanan. Menurut Salman, dalam kunjungannya ke Washington, Wapres Boediono akan didampingi Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa.

0 komentar:

By: Mbahgendeng