Menyontek Saat UN Akan Ditindak

Menyontek Saat UN Akan DitindakNegeriAds.com Solusi Berpromosi Paling Mantap merupakan postingan sebelumnya pada blog mbah gendeng. Dan kali ini mbah gendeng akan membahas tentang Menyontak Saat UN Akan Ditindak. Menurut informasi yang mbah dapatkan melalui mesin pencari google bahwa seorang pengawas memantau jalannya Ujian Nasional atau biasa disebut dengan UN melalui CCTV yang dipasang pada setiap kelas di MTS Negeri Model Makasar pada hari kemarin.

Menteri Pendidikan Nasional atau biasa disebut dengan Mendiknas Mohammad Nuh akan menindak tegas semua bentuk kecurangan dalam pelaksanaan Ujian Nasional atau UN. Beliau menyatakan bahwa pelanggaran berat dalam UN akan dikenai sanksi keras dan pelanggaran ringan akan disesuaikan. Kecurangan-kecurangan tersebut akan ditindak lanjuti, tapi jangan sampai kecurangan tersebut seakan-akan membuyarkan semua pelaksana UN.

Meskipun baik, seakan-akan tidak ada artinya semuanya, katanya seusai melakukan inspeksi mendadak ke SMPN 19 Jakarta pada hari kemarin. Sementara peserta UN yang ketahuan menyontek akan diberikan kesempatan kedua untuk mengikuti ujian susulan. M. Nuh menjelaskan, jika peserta ujian terbukti menyontek didalam ruangan, sudah pasti siswa tersebut tidak akan lulus pada mata pelajaran yang diujikan. Berikutnya siswa yang menyontek tersebut tidak perlu mengulang pada tahun berikutnya.

Pada ujian ulangan, siswa yang terbukti menyontek itu boleh ikut. ujian ulangan akan dilaksanakan pada tanggal 17 sampai 20 mei 2010. Para pengawaspun harus memberikan peringatan jika melihat tanda-tanda anak tersebut menyontek, katanya. Awalnya ujian susulan diberikan kepada anak yang sakit atau tidak lulus karena nilainya tidak memenuhi standar minimal kelulusan.

Akan tetapi, walaupun diberikan kompensasi di ujian susulan, Mendiknas berharap semua peserta ujian mengedepankan prinsip kejujuran dalam ujian akhir yang diselenggarakan secara nasional tersebut. Oknum yang membuat kekacauan dengan menyebarkan kunci jawaban ataupun kecurangan lain akan diproses secara hukum, menurut informasi yang diterima mbah gendeng. menurut Mendiknas, pelanggaran tersebut merupakan tindak pidana karena soal ujian merupakan dokuman rahasia yang dilindungi negara. Kemarin Mendiknas melakukan sidak pada pukul 5.20 WIB.

Inspeksi ini dilakukan untuk memantau persiapan pelaksanaan UN. Sidak berjalan dengan lancar menurut pengamatan mbah gendeng. Pembagian naskah UN dimulai tepat pukul 5.30. Panitia UN membagikan naskah-naskah tersebut kepada sekolah-sekolah penyelenggara yang didampingi dua orang tim pemantau independen atau biasa disebut dengan TPI. Naskah yang dibutuhkan diambil dari gudang, persiapan insya alloh lancar. Naskah-naskah tersebut akan dibawa kesekolah pukul setengah enam.

Kita tidak ingin soal tersebut tinggal disekolah terlalu lama karena setiap timnggal tersebut memiliki potensi untuk dilakukan kecurangan, katanya. Ketua panitia UN Subrayon 09 Rayon 04 Muhammad Nur menyampaikan, SMPN 19 merupakan subrayon penyelenggara UN untuk kedua kecamatan. Jumlah peserta UN yang mengikuti ujian di subrayon tersebut sebanyak 6.918 siswa di 43 sekolah penyelenggara, menurut informasi yang diterima mbah gendeng.

0 komentar:

By: Mbahgendeng