Rumah Roboh

Rumah RobohWaduh... Lama sekali Mbah Gendeng tidak posting nich...Sekedar mengingatkan saja bahwa postingan sebelumnya di blog mbah gendeng menulis artikel berjudul Atasi Kulit Kering, dan kali ini simbah akan membahas tentang Rumah Roboh. Rumah simbah roboh ? Gak, simbah hanya update posting saja...

Menurut informasi yang saya dapatkan dari mesin pencari google bahwa ada satu rumah yang ambruk dan menimpa dua rumah lainnya akibat longsor seusai hujan deras di kampung Margamulya RT 03/01, kelurahan Cimahi, kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi pada hari jum'at kemarin tepatnya pukul 21.30 WIB.

Ketiga rumah tersebut milik Bapak Sukamto yang sudah berumur 31 tahun, Bapak Sigit Sugito dengan umur 44 tahun dan Bapak Gito yang berumur 47 tahun. Beberapa saat sebelum lungsor, warga yang berada di sekitar lokasi kejadian sempat mendengar suara gemuruh yang terdengar hingga puluhan meter. Suara tersebut ternyata dari longsoran tanah yang merobohkan satu rumah yang menimpa dua rumah di bawahnya.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung membantu menyelamatkan sejumlah orang yang berada di dalam rumah. Beruntung dua keluaraga yang sedang berada di dalam rumah cepat tanggap menyelamatkan diri. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini dan kerugian di perkirakan mencapai sekitar Rp150.000.000.

Petugas pelaksana bidang sosial Dinas Kependudukan, pencatatan sipil, Sosial dan tenaga kerja Kota Cimahi Nana Supiana menyebutkan, untuk menghindari longsor susulan, warga yang tinggal posisinya lebih rendah dari rumah tersebut diungsikan sementara ke rumah warga lain. Curah hujan tidak bisa di tebak, sehingga warga harus ditempatkan di posisi aman.

Kami menghimbau warga yang tidak terkena musibah agar terus terjaga di sekitar lokasi longsor untuk melihat perkembangannya serta mengamankan rumah korban dari pencurian, ungakap Nana kemarin. Dia menyebutkan pemkot Cimahi telah memberikan bantuan kepada para korban longsor sebanyak 200 bungkus mie instan, lima tikar, 105 kg beras, 90 sarden kemasan kaleng, 25 kg beras dari Badan Amil Zakat atau biasa disebut dengan BAZ dan dua paket kidsware.

Pihaknya juga terus mendata kerusakan rumah korban. Sukamto salah seorang korban mengaku saat kejadian dia dan keluarganya sedang menonton acara televisi di ruang tamu. Tiba-tiba dia mendengar suara gemuruh dari arah samping rumah. Gemuruh tersebut ternyata longsoran tanah yang menghantam tembok dan atap rumah, dia pun langsung melindungi anak dan istrinya.

Dinding dan atap yang roboh itu nyaris menimpa saya dan anak saya. Hampir lima menit saya terkurung di reruntuhan tersebut. Begitu melihat celah, kami pun merayap menuju kamar istri saya yang aman dari longsoran. Istri saya juga terbangun dari tidurnya yang langsung mencari saya dan anak kami, ungkap Sukamto. Sejumlah barang elektronik dan harta benda yang berada di dalam rumahpun ikut tertimbun.

Rumah sukamto yang baru dibeli pada tahun 2005 yang lalu, sekarang rusak parah. Diseluruh ruang tamunya rata dengan tanah. Untuk menginap dirinya dan keluarganya menumpang dirumah tetangga sambil menunggu bantuan. Untuk renovasi saja saya membutuhkan dana sekitar Rp 15.000.000 lebih, tapi jika ada bantuan renovasi dari pemerintah kami akan menerimanya, harap pria yang bekerja sebagai keamanan di sebuah bank di Kota Cimahi tersebut.

0 komentar:

By: Mbahgendeng